Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Cantiasa: Jangan Pernah Menyakiti Hati Rakyat

Published

on

WAMENA, HaIPapua.com – Kepala Staf Kodam XVII Cenderawasih Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa menegaskan bahwa prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) harus bangga sebab saat ini kepercayaan masyarakat kepada TNI sangat tinggi. Menurut Cantiasa, kepercayaan itu tidak muncul dengan sendirinya, tapi melalui proses, melihat prajurit bekerja iklas dalam mendampingi masyarakat.

“Yang paling penting adalah jangan pernah menyakiti hati rakyat sehingga kita prajurit dapat diterima. Jangan pernah mencoba melanggar kepercayaan yang diberikan, sebab sekali kita langgar maka hilanglah kepercayaan itu,” kata Cantiasa di hadapan prajurit se-garnisun Wamena di Aula Batalyon Infanteri 756 WMS, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat (4/5/2018).

(Baca Juga: Pendeta Lipius Biniluk: Kehadiran TNI Mulai Diterima Masyarakat Papua)

Cantiasa mengatakan, prajurit TNI yang bertugas di Papua adalah prajurit-prajurit pilihan yang diberi penghargaan bertugas di ujung timur Indonesia. Sebagai bukti, kata Cantiasa, saat ini ada 2 lulusan terbaik Akademi Militer dan seorang lulusan terbaik Akademi Kepolisian yang bertugas di Provinsi Papua.

“Ada tiga peraih predikat Adhi Makayasa yang bertugas di Papua saat ini, satu diantaranya saya, satu di Lantamal dan satu di Kepolisian. Ini menjadi bukti bahwa prajurit berprestasi yang ditugaskan ke Papua,” kata mantan Komandan Korem 173 PVB Biak ini.

Cantiasa mengungkapkan harapannya agar kehadiran prajurit TNI menjadi bagian dari solusi permasalahan dalam masyarakat. “Ketika ada permasalahan di dalam masyarakat, hendaknya setiap prajurit bisa menjadi solusi. Ketika rakyat datang mengadukan persoalan, berikanlah jawaban yang baik,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Kasdam Cenderawasih memutar beberapa video keberhasilan prajurit Kodam XVII Cenderawasih untuk merangkul anggota masyarakat yang selama ini berseberangan ideologi dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kasdam XVII Cenderawasih Brigjen TNI I Nyoman Cantiasa mengunjungi Markas Batalyon Infanteri 756 WMS Wamena, Kabupaten Jayawijaya. (Ist/Pendam Cenderawasih)

Jaga Netralitas pada Pilkada

Pada acara tatap muka tersebut, Kasdam Cenderawasih mengingatkan prajurit TNI agar menjaga netralitas pada pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada).

“Kalian harus menjaga netralitas, sebab sekali itu dilanggar maka bukan hanya kamu pribadi yang mendapat sanksi tapi juga satuanmu. Saya ingatkan siapapun prajurit TNI yang terlibat dalam pilkada, maka sanksi terberatnya adalah pemecatan,” kata Cantiasa.

(Baca Juga: Pahami Hukum dan HAM, Niscaya jadi Prajurit yang Disiplin dan Berperilaku Baik)

Ia juga mengingatkan kepada prajurit TNI untuk selalu menjaga soliditas dan menjalin kerja sama dengan anggota Polri. “Kita (TNI-Polri) harus solid, jika diminta bantuan oleh pihak kepolisian maka TNI sebagai prajurit harus segera memberikan penguatan atau bantuan kepada pihak kepolisian,” kata Cantiasa.

Sebelum menghadiri acara tatap muka, Kasdam Cantiasa melakukan penanaman pohon di halaman Batalyon Infanteri 756 WMS Wamena. (Mas)

Berita terbaru

Tanah Papua13 jam ago

Teror Penembakan Dekat Bandar Udara Bilorai di Sugapa

SUGAPA, HaIPapua.com – Kontak tembak antara aparat dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) kembali terjadi di Kabupaten Intan Jaya, Jumat...

Tanah Papua3 hari ago

Kontak Tembak Di Depan Kantor Bupati Intan Jaya

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kontak tembak antara aparat TNI-Polri dengan kelompok kriminal separatis bersenjata kembali terjadi di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya,...

Tanah Papua3 hari ago

Kodam Cenderawasih Kirim Tim Investigasi Kematian Pendeta Yeremia

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kodam XVII Cenderawasih mengirim tim investigasi ke Kabupaten Intan Jaya untuk mengusut kasus kematian Pendeta Yeremia Zanambani....

Tanah Papua4 hari ago

Kapolda Papua: Kalau Tidak Tahu Peristiwa Sesungguhnya Prihatin Saja, Jangan Memperkeruh Situasi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw membantah tudingan sejumlah pihak bahwa aparat TNI-Polri yang membunuh Pendeta Yeremia...

Tanah Papua4 hari ago

Aparat dan Separatis Saling Tuding Dalam Kasus Kematian Pendeta Yeremia Zanambani

TIMIKA, HaIPapua.com – Empat orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka serius akibat aksi kekerasan bersenjata di Kabupaten intan...

Tanah Papua7 hari ago

Anggota Satgas Apter Gugur Dalam Kontak Tembak Dengan KKSB di Kampung Hitadipa

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI gugur dalam kontak tembak dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Hitadipa, Distrik...

Tanah Papua7 hari ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 3 Kru Helikopter PK-USS

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi 3 kru helikopter Bell 212 PK-USS, Sabtu (19/9/2020) siang. Seperti diberitakan...

Tanah Papua1 minggu ago

Helikopter PT NUH Ditemukan Mendarat Darurat di Ketinggian 4.700 Kaki

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan helikopter Bell 212 PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) pada...

Tanah Papua1 minggu ago

TNI Akui Senpi Milik Almarhum Serka Sahlan Hilang

TIMIKA, HaIPapua.com – Senjata api (senpi) milik almarhum Serka Sahlan dilaporkan hilang setelah diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua1 minggu ago

Jenazah Ahmad Baidlawi Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Jenazah Ahmad Baidlawi (50), korban penganiayaan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.