Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Aktivis ULMWP Akan Disidang di Pengadilan Negeri Balikpapan

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tujuh aktivis Papua yang menjadi tersangka kasus makar segera menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Balikpapan, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur.

Kepastian kelanjutan proses hukum terhadap aktivis dan simpatisan United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) ini setelah Polda Papua melakukan penyerahan tersangka dan barang bukti ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur, Senin (16/12/2019).

“Penyidik Ditreskrimum Polda Papua telah menyerahkan 7 orang tersangka beserta barang bukti ke Kejaksaan Tinggi Samarinda pada pukul 12.30 WITA,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/12/2019).

(Baca Juga: Polisi Amankan 20 Simpatisan ULMWP yang Diduga Terlibat Kerusuhan Jayapura)

Sebelumnya, Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi Papua telah menyatakan berkas perkara ke-7 aktivis ini dinyatakan lengkap atau P-21 pada 4 Desember lalu. Ke-7 aktivis tersebut, yakni Fery Kombo, Alexander Gobay, Hengki Hilapok, Buchtar Tabuni, Irwanus Uropmabin, Stevanus Itlay alias Steven Itlay, dan Agus Kossay.

“Sebelum dilimpahkan ke Kejati Kalimantan Timur, ke-7 aktivis menjalani pemeriksaan kesehatan dari tim dokter Polda Kalimantan disaksikan oleh kuasa hukum tersangka. Hasilnya ke-7 aktivis dalam kondisi sehat jasmani,” kata Kamal.

Pasca-penangkapan ke-7 aktivis pada September lalu, kata Kamal, mereka selanjutnya dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Polda Kalimantan Timur. Sementara untuk kelengkapan administrasi penyidikan tetap dilakukan oleh penyidik Ditreskrimum Polda Papua.

“Pengalihan penahanan mereka berdasarkan surat dari Ditreskrimum Polda Papua Nomor B/815/X/RES.1.24/2019 tertanggal 4 Oktober 2019, yang berisi pemberitahuan pemindahan tempat penahanan ke-7 tersangka,” papar Kamal.

(Baca Juga: Kampanye Papua Merdeka, Sekjen ULMWP Gagal Yakinkan Aktivis NGO Asing)

Kamal menjelaskan ke-7 aktivis disangkakan melanggar Pasal 106 Jo Pasal 187 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan/atau Pasal 110 KUHP dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan (2), serta Pasal 15 UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 66 UU Nomor 24 Tahun 2009.

Selanjutnya Pasal 160 KUHP dan/atau Pasal 187 dan Pasal 365 KUHP dan/atau Pasal 170 ayat (1) KUHP dan/atau Pasal 2 UU Nomor 12 Tahun 1951 dan/atau Pasal 213 dan 214 KUHP Jo Pasal 55, 56 ,dan Pasal 64 KUHP.

“Mereka disangkakan melakukan tindak pidana kejahatan terhadap keamanan negara atau makar dan/atau menyiarkan suatu berita atau mengeluarkan pemberitahuan yang dapat menimbulkan keonaran di kalangan masyarakat dan/atau menyiarkan kabar tidak pasti atau kabar yang berlebihan atau tidak lengkap dan/atau penghinaan terhadap bendera, bahasa, dan lembaga negara serta lagu kebangsaan dan/atau penghasutan untuk melakukan kejahatan dan/atau pembakaran dan/atau pencurian dengan kekerasan dan bersama-sama di muka umum melakukan kekerasan terhadap orang atau barang dan/atau kejahatan terhadap penguasa umum,” kata Kamal menjelaskan.

Pertimbangan Keamanan

Pemindahan lokasi sidang terhadap ke-7 tersangka makar ini, kata Kamal, murni karena pertimbangan keamanan. Pertimbangannya, karena dikhawatirkan akan menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) bahkan berpotensi terjadi konflik horizontal jika persidangan digelar di Jayapura.

Selain itu, kata dia, pemindahan persidangan ini untuk menghindari tekanan terhadap para tersangka dan saksi selama proses persidangan.

“Perlu dipertegas bahwa para tersangka ini adalah aktor yang memperjuangkan kemerdekaan Papua untuk memisahkan diri dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Kamal.

Kamal memastikan bahwa pemindahan lokasi persidangan ini sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku.

“Sudah ada keputusan dari Mahkamah Agung (MA) yang menunjuk Pengadilan Negeri Balikpapan untuk menyidangkan para tersangka berdasarkan surat nomor 179/KMA/SK/X/2019,” pungkas Kamal. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua9 jam ago

Anggota DPRD Mimika Soroti Dugaan Penggunaan Profil Pengusaha Asli untuk Mendapat Proyek

TIMIKA, HaIPapua.com – Anggota DPRD Mimika Den B Hagabal menyoroti dugaan penggunaan profil pengusaha asli Papua untuk mendapatkan proyek dari...

Nasional11 jam ago

Teknologi Mortar Busa untuk Konstruksi Infrastruktur di Tanah Lunak

JAKARTA, HaIPapua.com – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mendorong jajarannya melakukan riset dan pengembangan bagi penyediaan...

Olahraga2 hari ago

Turnamen Persemi Cup II Resmi Bergulir

TIMIKA, HaiPapua.com – Turnamen sepak bola Persemi Cup II resmi bergulir setelah dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mimika...

Penandatanganan berita acara pelantikan oleh salah satu Dikmaba disaksika oleh PangdamXVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab Penandatanganan berita acara pelantikan oleh salah satu Dikmaba disaksika oleh PangdamXVII/Cendrawasih Mayjen TNI Herman Asaribab
Tanah Papua3 hari ago

Pangdam Cenderawasih Lantik 465 Siswa Dikmaba

JAYAPURA, HaiPapua.com – Panglima Komando Daerah Militer (Kodam) XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab melantik 465 siswa Pendidikan Pertama Bintara...

Olahraga5 hari ago

Komisi V DPRP Memonitor Kesiapan PON XX di Timika

TIMIKA, HaiPapua.com – Setelah membentuk Panitia Kerja (Panja) PON XX/2020, Komisi V DPRD Provinsi Papua memonitor dua kabupaten sebagai cluster...

Tanah Papua5 hari ago

Kapolda Papua Imbau Kembalikan Barang Milik Korban Helikopter MI-17

TIMIKA, HaiPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpau mengimbau masyarakat yang menemukan barang-barang milik korban kecelakaan helikopter MI-17 untuk...

Tanah Papua6 hari ago

Polres Mimika Akan Luncurkan “Mimika Tertib Lalu Lintas”

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika akan mengelar kegiatan bertajuk “Mimika Tertib Lalu Lintas” atau MTL. Kegiatan ini rencananya akan...

Nasional6 hari ago

Komnas HAM: Kasus Paniai Berdarah adalah Peristiwa Pelanggaran HAM Berat

JAKARTA, HaIPapua.com – Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) RI menyimpulkan bahwa peristiwa Paniai Berdarah yang terjadi 7 –...

Tanah Papua1 minggu ago

Tim SAR Berhasil Evakuasi 12 Jenazah dan FDR Heli Mi-17 ke Oksibil

OKSIBIL, HaIPapua.com – Tim SAR berhasil mengevakuasi 12 jenazah kru dan penumpang Helikopter Mi-17 HA-5138 dari tebing pegunungan Mandala ke...

Tanah Papua1 minggu ago

Pangdam Cenderawasih: Terima Kasih Telah Mendukung Operasi SAR Heli TNI-AD

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pangdam XVII Cenderawasih Mayjen TNI Herman Asaribab mengapresiasi semua pihak yang telah membantu TNI untuk menemukan dan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.