Connect with us
isidisini

Tanah Papua

Adam Arisoi: Kami Sudah Berhentikan dan Ambil Alih Kewenangan KPUD Mimika

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) dalam putusan Nomor 34/DKPP-PKE-VII/2018 yang dibacakan pada Kamis (19/4/2018) lalu, menjatuhkan sanksi peringatan keras kepada ke-5 komisioner KPUD Mimika.

Selain itu, DKPP juga memberhentikan sementara semua komisioner KPUD Mimika dan memerintahkan KPU Provinsi Papua mengambil alih KPUD Mimika untuk bersama-sama dengan KPU RI melakukan koreksi terhadap putusan kepada pasangan calon Hans Magal – Abdul Muis (HAM).

Ketua KPU Provinsi Papua Adam Arisoi menegaskan bahwa pihaknya telah melaksanakan amanat putusan DKPP untuk memberhentikan dan mengambil alih kewenangan komisioner KPUD Mimika. “Dalam rangka 7 hari batas waktu yang diperintahkan putusan DKPP, kami sudah berhentikan KPUD-nya,” kata Adam Arisoi usai rapat pleno pencabutan nomor urut lanjutan pilkada Mimika di KPU Provinsi Papua, Selasa (24/4/2018).

(Baca Juga: DKPP: KPU RI Berkontribusi pada Pelanggaran Kode Etik KPUD Mimika)

Menurutnya, setelah mengambil alih kewenangan KPUD Mimika selanjutnya melaksanakan tahapan yang belum dilaksanakan pada pilkada Mimika. Diantaranya, menindaklanjuti putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) untuk mengakomodir pasangan calon Eltinus Omaleng – Johannes Rettob (OMTOB) dan paslon Maria Florida Kotorok – Yustus Way (MARIUS).

“Ini kan hanya tindak lanjut keputusan PTTUN Makassar untuk mengakomodir OMTOB dan MARIUS. Kami hanya melakukan perbaikan surat keputusan yang tidak tepat dan pleno sudah berjalan lancar,” kata Arisoi.

Setelah menindaklanjuti putusan PTTUN Makassar, kata Arisoi, komisioner KPU Papua akan berangkat ke Jakarta untuk bertemu KPU RI membahas putusan DKPP.

“Setelah menyelesaikan putusan PTTUN Makassar, selanjutnya kami akan berangkat ke Jakarta bertemu KPU RI membahas putusan DKPP. Di sini ada 5 orang tambah 7 komisioner KPU RI, nanti kami akan berdiskusi tentang putusan DKPP itu. Langkah koreksi seperti apa yang harus dilakukan KPU untuk menjawab putusan DKPP terkait koreksi itu,” kata Arisoi.

Permasalahan lain yang harus segera diselesaikan KPU RI setelah mengambil alih kewenangan KPUD Mimika yakni menetapkan daftar pemilih tetap (DPT).

(Baca Juga: KPUD Mimika Terindikasi Langgar Regulasi Saat Menetapkan Paslon Perseorangan)

Sebelumnya, KPU Provinsi Papua sudah memberi waktu kepada KPUD Mimika hingga Sabtu (28/4/2018) depan untuk menetapkan DPT. Sementara dalam sidang kode etik DKPP, terungkap bahwa KPUD Mimika tidak pernah berkoordinasi dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Mimika.

Saat ditanyakan mengenai hal ini, komisioner KPUD Mimika mengungkapkan bahwa pihaknya cukup mengandalkan data kependudukan dari Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) Kementerian Dalam Negeri yang berkoneksi dengan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU.

“Jadi untuk mengecek data kependudukan sudah ada di Silon. Cukup dengan memasukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kartu Tanda Penduduk (KTP) maka otomatis akan terpisah, apakah KTP ini ganda atau tidak sah,” kata komisioner KPUD Mimika dalam sidang etik di Jayapura beberapa waktu lalu. (Mas/Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua1 hari ago

Helikopter PT NUH Ditemukan Mendarat Darurat di Ketinggian 4.700 Kaki

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan helikopter Bell 212 PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) pada...

Tanah Papua2 hari ago

TNI Akui Senpi Milik Almarhum Serka Sahlan Hilang

TIMIKA, HaIPapua.com – Senjata api (senpi) milik almarhum Serka Sahlan dilaporkan hilang setelah diserang kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua2 hari ago

Jenazah Ahmad Baidlawi Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Jenazah Ahmad Baidlawi (50), korban penganiayaan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten...

Tanah Papua2 hari ago

Helikopter PT NUH Hilang Kontak di Kabupaten Nabire

JAYAPURA, HaIPapua.com – Helikopter Bell 212 nomor registrasi PK-USS milik PT Nasional Utility Helicopter (NUH) hilang kontak dalam penerbangan dari...

Tanah Papua2 hari ago

Anggota Babinsa dan Pengemudi Ojek Tewas Dibantai KKSB

TIMIKA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI dan seorang warga sipil dibunuh secara biadab oleh kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di...

Tanah Papua3 hari ago

TNI Tanggung Biaya Pengobatan 2 Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya

TIMIKA, HaIPapua.com – Tentara Nasional Indonesia (TNI) akan menanggung biaya pengobatan dan membantu membiayai keluarga dua warga sipil korban penyerangan...

Tanah Papua5 hari ago

Dua Warga Korban Penembakan KKSB di Intan Jaya Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Dua warga korban penembakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB) di Kabupaten Intan Jaya dievakuasi ke Timika, Kabupaten...

Tanah Papua1 minggu ago

Bebas Covid-19, Warga Ilaga Syukuri Dengan Bakar Batu dan Makan Bersama

Ilaga, HaiPapua.com – Kabupaten Puncak Ilaga masih termasuk dalam Zona hijau  Covid-19. Dengan kondisi tersebut pemerintah daerah dan warga mensyukuri...

Tanah Papua3 minggu ago

Mogok Kerja Kerap Berujung PHK, DPRD Mimika Imbau PTFI Pertimbangkan Sisi Kemanusiaan

TIMIKA, HaIPapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika mengimbau manajemen PT Freeport Indonesia (PTFI) tidak melakukan pemutusan hubungan...

Tanah Papua3 minggu ago

Tuntutan Dipenuhi Manajemen PTFI, Blokade Jalan Tambang Berakhir

TIMIKA, HaIPapua.com – Ribuan pekerja tambang PT Freeport Indonesia (PTFI) akhirnya membuka blokade jalan tambang setelah manajemen PTFI menjawab tuntutan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.