Connect with us

Nasional

John Djonga: Tanpa Pengawasan, Program Jokowi di Papua Tidak akan Berhasil

Published

on

Jayapura, HaIPapua.com – Penggiat Hak Asasi Manusia (HAM) Pastor John Djonga mengatakan komitmen Presiden Joko Widodo untuk membangun Papua tak perlu diragukan lagi.

Sayangnya berbagai program pembangunan yang digelontorkan ke Provinsi Papua belum dirasakan langsung manfaatnya oleh orang asli Papua (OAP) karena minim pengawasan.

“Persoalan terbesar apa pun program terbaik dari Pak Jokowi dan JK tapi kalau tidak ada pengawasan, percuma. Karena itu, apakah dana besar bisa menjawab permasalahan di Papua, tidak. Jadi uang Otsus (Otonomi Khusus) tidak menjawab. Tetapi kalau uang Otsus itu diberi pengawasan yang serius dan mau membangun dengan hati yang tulus saya pikir orang Papua akan super sejahtera. Tapi kenyataannya tidak,” kata John saat berbicara pada Seminar Nasional “Tiga Tahun Pemerintahan Jokowi-JK untuk Papua” di Auditorium LIPI, Jakarta, Senin (18/12/2017).

Pater John sapaan akrabnya, mencontohkan pelaksanaan Program BBM Satu Harga di Kabupaten Yahukimo. Menurutnya, masyarakat sempat membeli BBM dengan harga normal. Namun sepekan setelah kedatangan Presiden Jokowi, harga BBM kembali melambung tinggi.

“Lalu siapa yang harus monitoring siapa yang harus menangani, sementara bupatinya lebih banyak tinggal di Jakarta, lebih banyak tinggal di Jayapura,” kata rohaniawan asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sudah bertugas di Papua sejak 1985.

Nasib serupa juga terjadi pada Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kartu Indonesia Pintar (KIP). KIS yang diklaim Pemerintah telah diterima 2,8 juta penduduk Papua, kata Pater John, dalam realitasnya tidak bisa dimanfaatkan karena tidak ada pelayanan kesehatan di kampung-kampung.

“Petugasnya (kesehatan) tidak ada, obat juga obat yang sudah kadaluarsa. Bagaimana bisa pergi taruh obat kadaluarsa di pos-pos. Ini siapa yang salah, orang Papua, atau Gubernur Lukas Enembe atau Bupatinya, saya tidak tahu,” katanya.

KIP yang diklaim akan memberi banyak manfaat untuk anak usia sekolah namun kenyataannya belum bisa dirasakan karena proses belajar mengajar tidak ada.

“Kami merasakan sekolah-sekolah hanya nama sekolah, gurunya tidak ada. Waktu naik kelas baru guru datang, waktu ujian akhir baru guru datang. Ini semua tahu, sampai dengan menteri,” kata Pater John yang kini bertugas di Distrik Samenage, Kabupaten Yahukimo.

Ia mengaku sempat melaporkan kasus kematian 61 anak kepada Menteri Kesehatan Era Presiden SBY, Nafsiah Mboi. Namun saat itu Menteri tidak menganggap serius laporan tersebut dan justru mencap dirinya pro terhadap kelompok Papua Merdeka.

(Baca Juga: Keberhasilan Program BBM Satu Harga Tergantung Keterlibatan Aparat dan Pemda)

Tata Kelola Pemerintahan Buruk, Korupsi Merajalela

Pater John juga menyoroti tata kelola pemerintahan di Provinsi Papua yang sangat buruk. Ia mencontohkan banyak kecamatan dan kampung/desa yang tidak punya pemimpin karena camat dan kepala desa tak pernah ada di tempat kerja. Namun sejak adanya Dana Desa, dalam satu desa bisa memiliki 3 kepala desa.

“Tata kelola pemerintah sudah rusak berat, Gubernur tidak mau didengar oleh Bupati, lalu Camat tidak mau mendengar Bupati. Camat dan kepala desa tak pernah ada di tempat kerjanya, sudah parah, Bupati sama saja,” kata Pater John.

Kondisi ini diperparah mental korup dari para pejabat dan lemahnya penegakan hukum. Padahal, kata dia, Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah sampai ke desa-desa namun perilaku korup tidak berkurang dan tak seorang pun ditangkap.

“Tim KPK itu sudah sampai ke desa-desa, tetapi terus saja kelompok-kelompok korupsi di Papua, pejabat besar yang menggunakan dana-dana rakyat tidak ditangkap satu orang pun,” katanya.

Dialog dan Penyelesaian Pelanggaran HAM

Hal lain yang menjadi sorotan Pater John adalah komitmen dari Pemerintah Jokowi-JK menyelesaikan berbagai pelanggaran HAM di Papua. Menurutnya, dari sejumlah kasus yang diduga sebagai Pelanggaran HAM belum satu pun yang diungkap.

“Presiden pernah berjanji untuk menyelesaikan dugaan Pelanggaran HAM di Paniai, tapi nyatanya belum ada hingga sekarang,“ kata Pater John.

Untuk menyelesaikan kendala yang dihadapi Pemerintah Pusat dalam membangun Papua maka ada baiknya untuk membuka ruang dialog dengan masyarakat Papua. “Melalui dialog yang beradab, Pemerintah akan tahu apa sesungguhnya keinginan dari masyarakat Papua,” pungkasnya. (Ong)

Berita terbaru

Tanah Papua2 hari ago

Jenazah Anggota Satgaspam Trans Papua Dievakuasi ke Timika

TIMIKA, HaIPapua.com – Sempat tertunda karena cuaca buruk, jenazah Prada Usman Hembelo akhirnya berhasil dievakuasi ke ke Timika, Kabupaten Mimika,...

Tanah Papua2 hari ago

Bantah Laporan Solidaritas untuk Nduga, Kodam Cenderawasih: Laporan Asal Bunyi

JAYAPURA, HaIPapua.com – Sejumlah pihak terus berupaya ‘menggoreng’ isu mengenai situasi Kabupaten Nduga pascapembantaian pekerja PT Istaka Karya di Distrik...

Tanah Papua2 hari ago

Kamp Satgaspam Trans Papua Diserang KKSB, Satu Prajurit TNI Gugur

JAYAPURA, HaIPapua.com – Seorang prajurit TNI gugur dalam kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) di Kampung Yuguru, Distrik...

Tanah Papua6 hari ago

Uskup Timika Kecam Rencana Kadis Pendidikan Mimika Tarik Guru PNS dari Sekolah Swasta

TIMIKA, HaIPapua.com – Uskup Timika Mgr John Philip Saklil mengecam rencana Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika menghentikan bantuan dan menarik guru-guru...

Nasional6 hari ago

Presiden Minta Perwira Muda TNI-Polri, Kuasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo melantik dan mengambil sumpah 781 orang calon perwira remaja (capaja) TNI-Polri di halaman Istana...

Tanah Papua1 minggu ago

Satgas Yonif Mekanis Raider 411/Pandawa dan Yonif 406/CK Tiba di Merauke

MERAUKE, HaIPapua.com – Komandan Korem 174/Anim Ti Waninggap (ATW) Brigjen TNI Raden Agus Abdurrauf mengingatkan prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan...

Tanah Papua1 minggu ago

Belum Ada Batas Waktu Pencarian Heli Penerbad HA-5138

JAYAPURA, HaIPapua.com – Kodam XVII Cenderawasih menegaskan akan terus melakukan pencarian Helikopter Penerbad Mi-17 HA-5138 yang hilang kontak dalam penerbangan...

Tanah Papua2 minggu ago

Wakil Bupati Mimika Buka Kegiatan TMMD Ke-105 di Kampung Mandiri Jaya

TIMIKA, HaIPapua.com – Wakil Bupati Kabupaten Mimika Yohanis Bassang membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-105 Kodim 1710 Mimika...

Nasional2 minggu ago

Lima Instruksi Presiden untuk Polri pada Peringatan Hari Bhayangkara ke-73

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo meminta Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meningkatkan profesionalitas dan mempererat sinergi dengan lembaga-lembaga lain...

Nasional2 minggu ago

Presiden: Tantangan Semakin Kompleks, Tingkatkan Prestasi dan Profesionalitas

JAKARTA, HaIPapua.com – Presiden Joko Widodo mengucapkan terima kasih atas kerja keras Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam memelihara keamanan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.