Connect with us
isidisini

Tanah Papua

3 Tersangka Makar Asal Timika Dikirim ke Polda Papua

Published

on

JAYAPURA, HaIPapua.com – Tiga orang tersangka kasus makar asal Timika dilimpahkan dari Polres Mimika ke Polda Papua, Selasa (8/1/2019) pagi. Ketiga tersangka makar yakni Yanto Awerkion, Edo Dogopia, dan Sem Asso dibawa ke Jayapura menggunakan pesawat komersial dari Bandar Udara Mozes Kilangin Timika.

(Baca Juga: Perayaan HUT Kemerdekaan RI di Papua Berlangsung Meriah, Tidak Terpengaruh Propaganda OPM)

Tiba di Bandar Udara Sentani Jayapura, ketiga tersangka langsung dijemput petugas Polda Papua kemudian dibawa ke Mapolda Papua menggunakan kendaraan taktis dan pengawalan ketat aparat. Para tersangka makar ini selanjutnya akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Direktorat Reserse dan Kriminal Umum Polda Papua.

Penertiban dan Pengambilalihan Sekretariat KNPB

Sebelumnya, ketiga aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) ini diamankan saat aparat TNI-Polri yang dipimpin Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto melakukan penertiban dan pengambilalihan Sekretariat KNPB Wilayah Timika, Senin (31/12/2018) lalu.

Pengambilalihan Sekretariat KNPB tersebut, kata Agung, karena banyaknya pengaduan kepada Polres Mimika bahwa di gedung itu berlangsung kegiatan yang melawan eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kalau ingin membangun Papua, jangan dilakukan dengan cara-cara yang berseberangan. Ayo kita bersama-sama bergandengan tangan untuk bisa mendapat tempat yang mulia, bukan dengan cara melawan apalagi menyalahkan pihak-pihak tertentu,” kata Agung di hadapan simpatisan KNPB Timika.

Agung menegaskan bahwa pihaknya akan menindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku bagi orang-orang yang berupaya melanjutkan pergerakan KNPB dalam bentuk kegiatan apapun. “Mulai hari ini, sekretariat KNPB diambil alih menjadi Pos TNI dan Polri,” ujar Agung menegaskan.

(Baca Juga: Polres Mimika Ciduk Pengunggah Video Makar di Media Sosial)

Setelah proses pengambilalihan itu, semua logo dan atribut yang ada di sekretariat langsung dicopot dan selanjutnya dicat merah putih. Dalam penertiban itu, aparat TNI-Polri mengamankan Wakil Ketua KNPB Mimika Yanto Awerkion bersama 5 simpatisan KNPB.

Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal menegaskan bahwa di Papua tidak diperbolehkan membentuk organisasi atau menggunakan lambang-lambang yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

“Bagi siapa saja yang melakukan hal tersebut akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku di NKRI, karena Papua telah final masuk ke dalam pangkuan Indonesia,” kata Kamal. (Mas)

Berita terbaru

Tanah Papua2 hari ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua5 hari ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua5 hari ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Berita7 hari ago

Pasien sembuh COVID-19 di Mimika terbanyak di Papua

TIMIKA, HaiPapua.com – Kabupaten Mimika tercatat sebagai daerah dengan jumlah pasien sembuh terbanyak dari kasus COVID-19 di Provinsi Papua, yakni...

Tanah Papua1 minggu ago

Tim SAR Timika Cari Nelayan Korban Logboat Terbalik di Muara Moroga

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika pada Sabtu (23/05/2020) siang mengerahkan sejumlah personel rescue di muara kampung...

Ekonomi3 minggu ago

Kampung Nawaripi Siapkan Data KK Terkait Bansos Sembako Pemkab Mimika

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania sedang mempersiapkan data jumlah kepala keluarga (KK) agar segera diusulkan kepada Pemerintah...

Berita3 minggu ago

Sebanyak 770 Penghuni SATP Diisolasi Selama Pandemi Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menjamin keberadaan sebanyak 770 siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP)...

Berita4 minggu ago

Kadinkes Mimika: Nakes Meninggal di Agimuga Bukan Karena Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynol Ubra menegaskan, salah satu tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Agimuga yang meninggal...

Berita4 minggu ago

Pasien Positif Covid-19 di Mimika Bertambah Menjadi 91 Kasus

TIMIKA, Haipapua.com – Juru bicara Tim Gugus Tugas Percepatan dan Pengendalian Covid-19 Kabupaten Mimika, Reynol Ubra mengumumkan penambahan kasus baru...

Tanah Papua4 minggu ago

DPRD Mimika Bentuk Tim Satgas Terkait Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika telah membentuk Tim Satuan Tugas Satgas DPRD yang akan melakukan...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.