Connect with us
isidisini

Tanah Papua

28 Kampung di Asmat Belum Mendapat Pelayanan Medis Tim Tanggap Darurat

Published

on

TIMIKA, HaIPapua.com – Komandan Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan KLB Asmat, Brigjen TNI Asep Setia Gunawan mengatakan gelombang ke-2 penanggulangan wabah campak dan gizi buruk akan fokus di 28 kampung yang belum mendapat pelayanan kesehatan.

Menurut Brigjen TNI Asep, tim gabungan dari TNI, Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Polri dan Dinas Kesehatan Asmat akan dibagi menjadi 8 tim yang akan mendatangi ke-28 kampung tersebut.

“Jadi 10 hari ke-2 pelaksanaan tanggap darurat KLB Asmat akan fokus di 28 kampung yang tersebar di 7 distrik (kecamatan),” kata Brigjen TNI Asep didampingi Bupati Kabupaten Asmat, Elisa Kambu yang juga sebagai Penanggungjawab Satgas Penanggulangan KLB Asmat di Posko Penanggulangan KLB di Agats, Kabupaten Asmat, Sabtu (27/1/2018).

(Baca Juga: Satgas Terpadu KLB Asmat Temukan 646 Kasus Campak dan 144 Kasus Gizi Buruk)

Sisa 28 kampung yang belum mendapat pelayanan kesehatan, kata Brigjen Asep, diketahui setelah dilakukan rekonsiliasi data Satgas Kesehatan TNI dengan Tim Kesehatan Pemda Asmat yang dipimpin Kepala Pusat Krisis Kesehatan Kemenkes RI, dr Ahmad Yurianto.

Dalam pertemuan itu, Tim Satgas TNI mengaku sudah melakukan pelayanan medis di 117 kampung dari 19 distrik, sementara Tim Kesehatan Asmat sudah melakukan pelayanan medis di 196 kampung dari 21 distrik.

“Dari rekonsiliasi ini diketahui ada beberapa distrik yang sebelumnya terindikasi tidak terlalu parah, sudah ditangani oleh Puskesmas, seperti di Distrik Suru-Suru, ini ada 79 kampung,” kata Brigjen TNI Asep yang juga Danrem 174/ Anim Ti Waninggap (ATW) Merauke.

Brigjen TNI Asep mengatakan kampung yang belum terlayani itu diantaranya 3 kampung di Distrik Fayit, 3 kampung di Distrik Kolf Braza, 8 kampung di Distrik Unir Sirau. Selain itu, 2 kampung di Distrik Joerat, 4 kampung di Distrik Ayip, 6 kampung di Koroway dan 2 kampung di Distrik Joutu.

“Kesimpulannya sudah 196 kampung di 21 distrik yang terlayani medis. Total jumlah anak yang terlayani medis 12.841 orang, temuan penderita campak gizi buruk 646 orang, penderita gizi buruk 228 orang, dan temuan penderita campak dan gizi buruk 11 orang. Sementara total korban meninggal sebanyak 71 jiwa yakni 66 penderita campak, 4 penderita gizi buruk dan seorang karena tetanus,” katanya. (Ong)

Berita terbaru

Berita2 hari ago

Linmas Nawaripi Perketat Pengawasan ‘Social Distancing’ Pada Malam Hari

TIMIKA, HaiPapua.com – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah terkait social distancing di Timika, aparat kampung Nawaripi mulai membatasi kerumunan warga...

Berita6 hari ago

Bupati Mimika Minta Pengadaan Alkes Melalui Perusahaan Swasta

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng meminta Menteri Dalam negeri Tito Karnavian untuk mengizinkan pengadaan alat kesehatan dalam rangka...

Berita6 hari ago

Wabup Mimika Minta Warga Manfaatkan Waktu Dengan Baik Di Tengah Pendemi Covid-19

TIMIKA, HaiPapua.com – Wakil Bupati Mimika Yohannis Rettob mengimbau masyarakat kabupaten Mimika secara khusus di wilayah kota Timika agar memanfaatkan...

Berita6 hari ago

Bupati Mimika Perpanjang Masa Karantina Wilayah Hingga 23 April

TIMIKA, HaiPapua.com – Bupati Mimika Eltinus Omaleng di Timika, Jumat (03/04/2020) mengumumkan perpanjangnan waktu karantina wilayah di kabupaten Mimika hingga...

Tanah Papua1 minggu ago

DLH Mimika Diminta Serius Tangani Sampah di TPS Nawaripi

TIMIKA, HaiPapua.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua diminta untuk serius menangani sampah sehingga tidak terjadi penumpukan di...

Berita1 minggu ago

Pemkab Mimika Akan Beri Stimulan Bagi Tiga Pelaku Usaha

TIMIKA, HaiPapua.com – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Mimika, akan memberikan stimulan bagi para pelaku usaha secara khusus pelaku usaha perhotelan,...

Tanah Papua1 minggu ago

Lemasa Imbau Warga Mimika Patuhi Instruksi Bupati

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme, mengimbau kepada seluruh warga kabupaten Mimika untuk mematuhi instruksi bupati Mimika Eltinus...

Tanah Papua1 minggu ago

Tokoh Nilai Bantuan YPMAK ke Pusat dan Provinsi Papua Tidak Efisien

TIMIKA, HaiPapua.com – Partisipasi Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) dalam mencegah penyebaran virus korona atau covid-19 di tingkat...

Tanah Papua1 minggu ago

Amankan Jalur Penerbangan, Pasukan TNI Duduki Markas KKSB di Distrik Serambakon

JAYAPURA, HaIPapua.com – Pasukan TNI berhasil mengusir Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) dari Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang. Komandan Korem...

Tanah Papua1 minggu ago

Pendulang Emas Tradisional Ditemukan Tewas di Kali Kabur Mil 22

TIMIKA, HaIPapua.com – Modestus Welerubun (29) ditemukan tewas setelah terseret arus di Kali Kabur Mil 22, Timika, Kabupaten Mimika, Senin...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.