Connect with us
isidisini

Tanah Papua

16 WNA Tiongkok Pelanggar UU Imigrasi Divonis Penjara 5 Bulan 15 Hari

Published

on

NABIRE, HaIPapua.com – Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Nabire menjatuhkan vonis pidana penjara masing-masing 5 bulan 15 hari dan denda sebesar Rp10 juta subsider 15 hari kurungan terhadap terdakwa 16 warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.

Sebelumnya, ke-16 WNA asal Tiongkok ini diamankan Petugas Imigrasi Klas II-B Tembagapura, Kabupaten Mimika karena bekerja menggunakan visa kunjungan wisata di perusahaan pertambangan emas di kilometer 32 kampung Legari, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire.

(Baca Juga: Kantor Imigrasi Klas II Tembagapura Amankan 37 Tenaga Kerja Asing di Nabire)

Dalam berkas perkara Nomor 102/Pid.Sus/2018/PN Nab yang disidangkan di PN Nabire, ke-16 WNA asal Tiongkok ini didakwa dengan Pasal 122 huruf a Undang Undang (UU) Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian Juncto Pasal 55 ayat (1) KUHP.

Pada sidang pembacaan putusan yang digelar di Ruang Sidang PN Nabire, Hakim Ketua Erens Jannes Ulaen SH, MH menyatakan bahwa ke-16 WNA asal Tiongkok terbukti melanggar Pasal 122 huruf a UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian Jo Pasal 55 ayat (1) KUHP.

“Para terdakwa memenuhi (1) unsur setiap orang asing, (2) sengaja menyalahgunakan atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian visa kunjungan ke Indonesia, dan (3) unsur barang siapa dan dendan siapa melakukan,” kata Erens Jannes yang didampingi Hakim anggota Ariandi SH, MH dan Rifin Nurhakim SH, MH di Pengadilan Negeri Nabire, Rabu (12/12/2018).

TKA (Tenaga Kerja Asing) asal Tiongkok yang diamankan di sejumlah lokasi tambang emas di Nabire. (ist)

Putusan Majelis Hakim ini sama persis dengan tuntutan jaksa yang dibacakan Jaksa Penuntut Arnes Tomasila SH pada sidang sebelumnya.

Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim menegaskan bahwa hal yang memberatkan para terdakwa karena mereka dengan sengaja menyalahgunakan dan melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan maksud dan tujuan pemberian visa kunjungan yang diberikan.

“Hal-hal yang meringankan karena terdakwa bersikap sopan selama persidangan, telah melakukan proses detensi selama 3 bulan di Kantor Imigrasi Mimika, dan terdakwa belum menikmati hasil pertambangan emas,” kata Erens Jannes membaca berkas putusan.

(Baca Juga: Kantor Imigrasi Tembagapura Segera Limpahkan 21 TKA dan Barang Bukti ke Kejari Nabire)

Majelis Hakim memberikan waktu 7 hari kepada para terdakwa untuk mengajukan banding ke Pengadilan Tinggi Jayapura. “Apabila dari batas waktu yang ditentukan para terdakwa belum ada tanggapan, maka para terdakwa akan menjalani hukuman penjara sesuai yang telah diputuskan,” ucap Erens Jannes.

Ke-16 WNA Tiongkok yang menjadi terdakwa yakni Wu Jiming, Li Yuling, Tang Gang, Wu Jiang, Li Shihong, Li Changfu, Luo Yubing, Lu Xianpeng, Zhou Shunqing, Wang Yongli, Mao Jialing, Hou Yuwen, Gong Xiaojun, Wu Xiaoming, Ouyang Weishan, dan Yang Enlong. Mereka didampingi kuasa hukumnya Isai Wuri Timur, Habel Rumbiak, dan Kodrat. (Mas)

Berita terbaru

Tanah Papua19 jam ago

Polres Mimika Musnahkan Narkotika Jenis Tembakau Sintetis Seberat 17,69 Gram

TIMIKA, HaiPapua.com – Kepolisian Resort Mimika musnahkan barang bukti Narkotika/ Golongan I jenis tembakau sintetis seberat 17,69 gram bertempat dikantor...

Berita2 hari ago

Kodim 1710/Mimika Peringati Hari Lahir Pancasila Dengan Cara Unik

TIMIKA, HaiPapua.com – Keluarga besar Kodim 1710/Mimika beserta jajaranmemperingati hari lahir Pancasila dengan cara yang unik yaitu melaksanakan nonton bareng...

Tanah Papua5 hari ago

222 Warga Mimika terinfeksi COVID-19 Hingga 28 Mei

TIMIKA, HaiPapua – Jumlah warga Kabupaten Mimika, Provinsi Papua yang terinfeksi virus corona baru (COVID-19) sejak 29 Maret hingga 28...

Tanah Papua1 minggu ago

Lemasko Desak Polisi Selidiki Dugaan Penyelewengan Dana Perwalian Rp4,6 Miliar

TIMIKA, HaiPapua.com – Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (Lemasko) Gregorius Okoare , meminta jajaran kepolisian resort Mimika untuk segera...

Tanah Papua1 minggu ago

LEMASA Seruhkan Delapan Poin Sikapi Ancaman Pandemi Covid-19 di Mimika

TIMIKA, HaiPapua.com – Lembaga Musyawarah Adat Suku Amungme (LEMASA) menyikapi situasi pandemi covid-19 di Kabupaten Mimika dan mendorong proses penanganan...

Berita1 minggu ago

Pasien sembuh COVID-19 di Mimika terbanyak di Papua

TIMIKA, HaiPapua.com – Kabupaten Mimika tercatat sebagai daerah dengan jumlah pasien sembuh terbanyak dari kasus COVID-19 di Provinsi Papua, yakni...

Tanah Papua2 minggu ago

Tim SAR Timika Cari Nelayan Korban Logboat Terbalik di Muara Moroga

TIMIKA, HaiPapua.com – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika pada Sabtu (23/05/2020) siang mengerahkan sejumlah personel rescue di muara kampung...

Ekonomi4 minggu ago

Kampung Nawaripi Siapkan Data KK Terkait Bansos Sembako Pemkab Mimika

TIMIKA, Haipapua.com – Pemerintah Kampung Nawaripi, Distrik Wania sedang mempersiapkan data jumlah kepala keluarga (KK) agar segera diusulkan kepada Pemerintah...

Berita4 minggu ago

Sebanyak 770 Penghuni SATP Diisolasi Selama Pandemi Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) menjamin keberadaan sebanyak 770 siswa Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP)...

Berita4 minggu ago

Kadinkes Mimika: Nakes Meninggal di Agimuga Bukan Karena Covid-19

TIMIKA, Haipapua.com – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynol Ubra menegaskan, salah satu tenaga kesehatan (nakes) Puskesmas Agimuga yang meninggal...

Tanah Papua

Facebook

Trending

Copyright © 2019 HaIPapua Theme.